“ Kenapa kau tangisi malam, bila mentari pagi akan menyambutmu dengan senyuman, kenapa kau benci kesunyian, bila dalam keramaian belum tentu kau temui kesenangan, kenapa kau ratapi kesendirian, bila dalam kebersamaan belum tentu kau dapati kebahagiaan, kenapa kau rindu memetik buah kasmaran, bila kenikmatannya tidak ada jaminan. Tidakkah kau tahu, sudah berapa banyak ia menelan korban ?, sudah berapa banyak yg kehilangan kehormatan ?, sudah berapa banyak anak lahir tanpa pertanggungjawaban ?,setidaknya dengan kesendirianmu kau bisa bersyukur bahwa tanganmu tak berlumur dosa, kehormatanmu masih terjaga, dan hatimu belum ternoda. Ingat ! Nabi kita pernah bersabda ;” Syetan lebih takut dengan bayang-bayang pemuda yg mampu mengendalikan nafsunya dari pada orang tua yg banyak ibadahnya “.Tidakkah kau tahu ? jodoh itu datang bukan karena kau rindukan atau orang tuamu rencanakan, tapi Tuhan yg menentukan, kenapa kau habiskan waktumu memikirkan yg sudah ditakdirkan, seolah kau ajari Tuhan cara memilihkan ?,lakukan saja apa yg menjadi keawajiabanmu dihadapan Tuhan, pasti Ia akan mencintaimu dan memberikan cinta makhluk padamu…Sesungguhnya, masalahnya bukan “Kenapa kau tak dicintai ?”. Namun, “Bagaimana kau men-cintai?”.